Tuesday, August 21, 2012

Menuju Idul Fitri itu nggak mudah

Takbir bergema diseluruh penjuru bumi Allah..
Happy Ied Mubarak..

perjalanan menuju idul fitri bisa  dibilang cukup berat. berliku dan berdebu. kenapa gue bilang berliku? ya, saat-saat ramadhan gue di tugaskan jaga konter zakat di ciledug. ciledug, walau nggak asing nama daerah tersebut. menurut  gue perjalanannya emang cukup berliku. menembus kemelut lalu lintas tangerang. menerpa terik panas mentari siang saat puasa. saat tenggorokan diterpa kekeringan seharian. tepatnya di CBD Ciledug. sampe tulisan ini dibuat pun, gue nggak tau kepanjangan dari CBD itu sendiri. yang penting gue laksanain tugas gue dengan baik. ya, walaupun banyak jalan-jalan hunting baju lebaran. hehehehehehe. itu  wajar menurut insting pemburu gue.
kenapa juga gue bilang berdebu? sob, lo wajib tau ye. daerah ciledug itu termasuk daerah terpanas di tengerang. agak semrawut lalu lintasnya dan debu jalanan yang bikin muka otomatis jelek selama seminggu. walau di gosok pake sabun pencuci piring. eh, sabun pencuci muka maksud gue. di gosok berkali-kali, tetep aja debunya nggak minggat. asap dari angkot rombeng, dari knalpot kopaja, dari knalpot motor jadi satu bersarang di muka.

tepat di depan carrefour CBD ciledug, berdiri konter zakat sederhana dengan petugasnya yang super kece. gue dan Hani. Hani, seorang fundraiser tahun lalu yang naik jabatan menjadi event pengajian perumahan. kalo gue jelasin apa itu event pengajian perumahan, bakal nggak cukup nih font. jadi, langsung ke inti aja. intinya gue dan Hani jaga konter zakat di cbd ciledug. konter zakat disana melayani pembayaran zakat fitrah, maal, infaq, sedekah, dan wakaf.
ada seorang ibu yang bertanya "mas, kalo zakat disini sah nggak?". kalo gue mau jawab dengan judes bin jutek "helllooooowwww..ibu yang kerudungnya belibet. mau zakat dimana pun kalo niatnya baik pasti sah !!!". cuma gue harus menjawab dengan senyum terpasang di muka gue "Insya Allah sah ibu, yang penting kan niat". 
kadang emang harus sabar-sabar melayani donatur yang mau berdonasi atau berzakat di konter kita.

ada hal yang menarik saat gue jaga konter zakat disana. bertempat di depan carrefour, konter gue yang mungil itu berkali-kali hampir kena hantam trolley. jadi, ada petugas yang mengumpulkan trolley. dinamakan trolley boy. semuanya laki-laki ya, namanya juga trolley boy. mereka mengumpulkan trolley, di jejerkan. berbaris sampai mirip kereta lokomotif di stasiun manggarai. puanjaaaaaaaanngggg...!!!!
yang paling gue sebel, mereka agak kasar dalam memperlakukan para trolley tersebut. di dorong keras. kadang malah di tabrakkan dengan sengaja oleh para trolley boy sebagai bahan candaan mereka, kemudian tertawa terbahak-bahak. agak kesel campur kecap asin hati gue. pengen rasanya para trolley boy itu gue setrap di parkiran cbd, kemudian gue tabrak pake trolley berisi semen cap orang tua. gubraaaakkk..
kadang mereka kerap kali memukul-mukul trolley sambil mendorong kuat barisan trolley-trolley panjang. "brakk..brakk..brakk..sayang kakiiii..sayang kakiiii..misi paaaaakkk..misi buuuuuuuu!!!"  diikuti pukulan demi pukulan yang mereka lancarkan kepada trolley naas tersebut. agak nyebelin seharian liat mereka mondar-mandir. teriak-teriak ditengah kerumunan para pengunjung. tapi memang udah tugas mereka seperti itu. dan harus dihormati juga. mungkin kalo nggak ada para trolley boy, kita nggak bakal bisa berbelanja dengan tenang. tugas mereka sangat penting dan patut kita hargai. keringat mereka dorong-dorong trolley nggak bisa di anggep biasa. berkat mereka, trolley siap menemani kita berbelanja.

berhubung lebaran udah lewat, nggak ada salahnya gue ucapin minal aidin wal faizin.. taqobalallahu minna wa minkum taqobalallahu ya kariim..
Mohon maaf lahir bathin.. sebagai penulis amatir, gue mau minta maaf kalo selama ini dalam tulisan gue banyak yang nggak baik dan nggak bermanfaat. semua karena proses belajar yang agak telat dan menyalurkan hobi mengarang sewaktu SD dulu. semoga tulisan gue nggak ada yang menyakiti siapa pun, baik orang, hewan, tumbuhan, setan, trolley boy, dan lainnya...

Wassalam...
VIKRY PAMIT :)

@vikryviik

No comments:

Post a Comment