Monday, July 23, 2012

Gue Kerja Apa Sih?

pernahkah kau merasa??? jet..jet..jet..jet..jett


pernahkah kau merasa???

menjadi orang lain yang tidak dikenal di kantor sendiri. itulah yang gue rasakan sekarang ini. bukan karena gue nggak bersosialisasi dengan yang lainnya. bukan juga karena gue nggak dapet satu event pun yang nggak berhasil gue closing-in. dan bukan juga karena gue terlalu sering keluar kantor. karena emang diruangan 6x5 ini berkumpul orang-orang yang sama sekali nggak akrab sama gue. kalau pun akrab, paling cuma dua orang. dan geu nggak pernah ketemu lagi dengan mereka selama dua tahun. DUA TAHUN lho!!! jelas tau donk kaku-nya kayak apa. ngobrol cuma sekedarnya aja. kemudian hening lagi. sibuk dengan pekerjaannya. menatap layar monitor seharian.

tinggal gue yang celingak celinguk mirip kebo BEGO.. kasihan.

sudah sejak 4 juni gue bekerja di tuuuuuuuuuutttt *ilang sinyal* dan tahun ini gue ditugaskan mengurusi event pasar. sewaktu ditunjuk menjadi penanggung jawab event ini gue bingung setengah jongkok. pasar? event pasar? apa yang mau gue lakuin di pasar penuh orang dan dagangan? belum becek-nya. belum ojek-nya. belum cape deh-nya. kebayang kan? ternyata eh ternyata..bukan pasar yag seperti itu. pasar modern-lah yang akan gue jajah dengan event. sekarang kan udah banyak tuh pasar yang mengusung tema modern. temanya doank modern, tetep aja lokasinya di agak-agak minggir sedikit ke kampung. emang banyak sih pasar modern yang bener-bener modern. dari kawasannya, bangunannya, sampai satpam yang jaga parkiran. semua temanya modern. masa kini banget deh. walaupun di dalam pasar yang dijual tetep aja ikan asin, cabe keriting, bawang merah, bumbu dapur, dan lain-lain. perbedaannya cuma di bangunan dan tingkat kebersihannya jauh melebihi pasar pada umumnya.
setelah berkeliling mencari kitab suci... eh, berkeliling cari pasar modern. 10 pasar berhasil gue invasi. proposal penawaran kerjasama event sudah gue luncurkan. tinggal nunggu respon dari pengelola pasar. apakah mereka mau kerjasama dengan kita. setelah penantian yang cukup panjang, sekitar sebulan. satu pasar pun belum merespon. gue tunggu siang malam. pagi sore. panas hujan. dan handphone gue belum berdering sedikit pun. sekalinya berdering...

"ki, lagi dimana? pulang lu. ngayab mulu!" nyokap gue yang paling cantik memberi perintah untuk kembali ke markas.

belum ada satu pun pengelola pasar yang menghubungi gue. gue hampir putus asa. hampir meraih botol baygon. namun seseorang menyadarkan gue.

"nah, kebetulan. sekalian dah semprotin semua kamar. mumpung lu lagi isi baygon" kata tante gue.

bingung banget gue. kalo nggak ada satu pun pasar yang mau gimana? gimana kinerja gue? apa penilaian atasan ke gue kalo satu aja nggak ada yang mau? apa yang salah? apa proposalnya kurang bagus? padahal gue udah bikin yang paling bagus deh. gue edit dan banyak corak batik disana sini. warna warni mirip taman kanak-kanak. dan ada hiasan manik-manik cantik. rame sob! hasilnya nihil sampe detik ini. bentar lagi mungkin gue stress dan mulai ketawa-ketawa sendiri. mulai jarang pake celana kalo keluar kost-an. mulai jarang mandi dan sering tidur di depan ruko.

sampai tulisan ini di terbitkan. alhamdulillah, dengan kemurahan hati Yang Maha Kuasa saya masih diberikan kesehatan baik jasmani maupun rohani. doakan saja, semoga pengelola pasar tersebut di bukakan pintu hatinya oleh Yang Maha Kuasa, sehingga mau kerjasama event. Amien.

semoga ramadhan tahun ini kita semua diberi keberkahan oleh Allah SWT. Amien.

VIKRY PAMIT :)
Assalamu'alaikum wr.wb

No comments:

Post a Comment