Wednesday, October 17, 2012

ALAY vs JOMBLO

saat jarum jam berhenti lama di angka 4 pagi ini. nggak ada kerjaan pasti yang bikin hati tenang. setelah mata sukses melek dari selepas shalat isya tadi sampai detik ini, belum ada aktivitas yang bikin hati riang gembira. kecuali, ketemu sang pacar tercinta. kegiatan satu ini selalu bikin gue seneng. selalu bikin gue bahagia. walau kadang diselingi acara marahan dan ngambek nggak jelas. terbukti punya pacar itu bikin tingkat ke-GALAU-an menurun drastis. punya pacar bikin tingkat CEMBERUT jadi berkurang. punya pacar bikin tingkat GELISAH hilang. yakinlah kawan..!!
saran buat yang men-JOMBLO, terutama kaum Adam. bukan lo nggak laku atau lo susah dapet cewek yang lo harapkan. hanya saja, belum ada cewek beruntung mendapatkan pangeran tampan seperti lo. belum ada cewek beruntung yang bersanding di tampuk kekuasaan hati lo. So, take it easy. yakinlah suatu saat nanti bakal ada permaisuri yang datang bersanding di jok belakang motor lo. jadi jangan takut jok belakang motor nggak pernah di duduki pantat cewek. suatu saat nanti jok belakang bakal kempes kok! karna sering boncengin cewek lo.

kata-kata ALAY ternyata pernah hinggap buat gue.

terbukti seratus koma lima persen, semua manusia pernah jadi alay. entah cowok atau pun cewek, pernah jadi alay. di postingan lalu gue pernah nge-bahas macam-macam alay. pagi ini gue sadar banget. pagi ini akal sehat gue jadi saksi. bahwa gue pernah alay. alay banget.
pagi ini, ketika sedang iseng liat-liat facebook yang jarang banget dibuka. gue terhenyak binti kaget. iseng liat-liat status facebookjaman dulu. ya ampuuuunn..gue nggak sadar kalo pernah bikin status se-alay itu. gue nggak sadar kalo pernah foto dengan gaya seperti itu. alay banget. bagi yang penasaran dengan ke-ALAY-an gue, silahkan add facebook gue VIKRY FIRDAUS ABYAN. gue pasti confirm 1x24 jam. lo bebas nge-cengin gue sesuka hati lo. lo bebas menghina foto-foto gue yang alay-nya nggak ketulungan. lo bebas komen status gue yang bikin hati geli sekaligus jijik. silahkan.
karna jelas banget gue pernah alay. jadi silahkan aja! gue yakin semua orang pernah alay. jadi jangan terlalu berlebihan mengomentari spesies alay yang sedang marak di indonesia. walau sampai saat ini kebencian gue dengan alay nggak pernah  berkurang setitik pun. pernah terlintas di benak gue, gue pengin bikin "GARIS KERAS PEMBASMI ALAY se-INDONESIA". program utamanya menyadarkan anak-anak muda agar virus alay nggak menyebar berlebihan dan nggak menulari orang lain. menyembuhkan para alay yang sudah alay bertahun-tahun. dan program terakhirnya, mendatangkan ahli rukyah untuk mengeluarkan jin alay yang lama hinggap di badan. namun, semua sia-sia. proposal gue di tolak RT. sehingga organisasi nggak bisa berdiri. dan gue gagal jadi ketua organisasi pembasmi alay nasional.

bicara soal JOMBLO..

bicara soal jomblo. tentu bicara soal hati. bicara soal jomblo, tentu saja bicara soal pasangan. kadang kala, bicara soal jomblo, mengerucut bicara tentang keberuntungan dalam mencari mangsa. ada yang betah dengan predikat jomblo menahun. ada yang gelisah mendapat predikat jomblo dua menit yang lalu. ada yang nyaman dengan ke-jomblo-annya. ada pula yang nggak bisa jomblo semenit pun. mirip orang kebakaran rumah. ada pula yang bilang "jomblo itu aib buat gue sob..!! semenit pun dalam hidup gue, gue nggak pernah ngerasain jomblo". pernyataan ini sungguh keren menurut gue. semenit nggak pernah jomblo selama hidup di bumi. pertanyaan gue adalah, kok bisa ya??
padahal, diluar sana banyak banget yang seumur hidupnya belum pernah merasakan pacaran. seumur hidup belum pernah merasakan indahnya memanggil pasangan dengan kat-kata sayang. miris memang. namun itulah takdir. agak tabu jika menjadikan jomblo sebagai takdir. terlalu berlebihan. banyak yang bilang, kalo jomblo itu prinsip. karna belum menemukan seseorang yang "pas". ya, kata-kata pas itu memang menjadi momok yang serius dalam berhubungan. nggak pas, ya nggak klop. nggak klop, ya nggak nyaman. nggak nyaman, ya nggak enak. kalo nggak enak, ya nggak enak semuanya. jangankan buat makan bareng, kalo suasana udah nggak enak, buat ciuman aja males. sumpeh deh. jujur, ini berdasarkan hasil penelitian gue ye. bukan pengalaman pribadi.

apa hikmah yang bisa kita ambil dari dua kata fenomenal diatas? ALAY dan JOMBLO..
semua berdasarkan opini masing-masing orang. intinya jangan menilai sesuatu berlebihan. yang buruk di mata kita, belum tentu buruk di mata orang lain. terutama Tuhan. jadi, telitilah sebelum membeli..!!! *lho???*. 

VIKRY PAMIT :)
wassalam

@vikryviik

Wednesday, October 3, 2012

Mari Berwirausaha kawan!

sejak gue di nobatkan menjadi "Mahasiswa Galau Kuliah 2012" oleh mading se-kampus di tiap fakultas. kini, gue kembali mendapat anugerah dari petugas parkiran di tebet sebagai "Pedagang Sepatu Kreatif Minggu ke-2 Bulan September". entah apa yang mendorong mereka untuk repot-repot memberi penghargaan itu buat gue. yang jelas, gue menerima dengan senang hati atas penghargaan yang mereka berikan. alasannya mungkin sederhana, saat gue liat orang sukses dengan kesibukannya dan menghasilkan uang yang cukup menggiurkan. maka gue akan dengan senang hati mengikutinya. tak banyak yang diharapkan. tak muluk-muluk menuntut hasil sempurna. tak berlebihan mengerjakannya. namun, gue senang melakukannya. apapun yang membuat hati riang gembira dan tentunya menghasilkan benih-benih rupiah lahir didompet gue, makan gue akan sangat senang melakukannya. sederhana, namun cukup membius pedagang rujak cinggur deket rumah gue. 
berawal dari ketertarikan gue dengan sepasang sepatu yang dipasang di display picture bbm milik kawan gue. sat itu, gue lihat sepatu berwarna hitam dengan alas berwarna putih dan model yang cukup simpel. lebih mirip sepatu kung fu yang dipake Jackie Chan waktu shooting film "Dukun Beranak Belajar Silat". agak teplek gitu. menarik. sangat menarik. gue jadi berkhayal. andai sepatu itu melekat di kaki gue. andai sepatu itu bisa gue miliki. andai sepatu itu menemani langkah kaki gue. andai sepatu itu menjadi saksi keberhasilan gue menginjak seonggok tai kucing di taman kampus. andai sepatu itu bisa merasakan betapa harumnya jempol kaki gue. andai sepatu itu bisa membius pejalan kaki yang lewat dan menjadikan gue sebagai bahan tontonan-lebih mirip topeng monyet sepertinya-mereka. dan andai sepatu itu bisa meluluhkan hati dosen agar cepat meluluskan gue. jadi gila sendiri kalo dipikir-pikir.

tapi nggak berhenti disitu. gue mencoba bertanya, berapakah harga sepatu yang telah mencuri hati gue malam itu? cukup fantastis, bombastis, dinamis, ekonomis, dan sipilis-ups-. harga yang ditawarkan tak menarik. harga sepatu tersebut sekitar .............. cukup mengagetkan isi dompet gue. bukannya nggak mampu, namun ada banyak pertimbangan mengeluarkan banyak uang untuk barang yang notabene-nya kita injak-injak. ya, sepatu dipake buat di injak-injak. masa sepatu dipake di bibir. agak mengganggu dengan banderol yang ditawarkan kawan gue. baiklah, cukup sampai disitu.

singaktnya, lebih baik gue ikutan jualan sepatu tersebut. dan saat itu waktu panas matahari diatas kepala dan debu jalan beterangan menghempas wajah gue yang aduhai kece-nya, gue putuskan GUE AKAN MENJADI PENJUAL SEPATU YANG SUKSES DUNIA DAN AKHIRAT...
hari ke hari. minggu ke minggu. dan sampai saat ini sudah tiga bulan gue menjadi penjual sepatu. rupiah kadang anteng berlama-lama didalam dompet gue. mereka tak lagi sensi. mereka tak lagi judes binti jutek. costumer berdatangan, seiring rajinnya gue memasang foto-foto sepatu tersebut di dp bbm gue. gue makin akrab dengan bau-bau karet khas sepatu baru. gue mulai jago pasang kardus sepatu. gue mulai tau cara tawar menawar yang baik dan benar, karna gue baca buku karangan Bhan Tet Luw. penulis asli tionghoa yang migrasi ke Parung akibat kecintaannya dengan durian. beliau menulis buku "CALA MENAWAL YANG BENAL". karna orang cina nggak bisa ngomong R, jadi beliau menulis buku tersebut tanpa menggunakan huruf R.
hasilnya lumayan bagus. walaupun kadang ditinggal customer. minimal seminggu gue mendapat beberapa pesanan sepatu. mulai dari tetangga yang gampang gue kibulin, sampe bocah SMA labil yang nggak tau merk dan harga. agak jahat memang. yang pasti, rupiah tetap terbaring indah didalam dompet gue. itu prinsip sob! tapi, saat ini gue bertekad dengan sangat kuat. keuntungan dari hasil penjualan sepatu akan gue tabung untuk modal naik haji anak gue nanti. Pffffffftt.. terlalu jauh dan muluk-muluk emang. berapa pun keuntungannya, pasti akan gue simpen didalam kantong celana bokap. gue udah menyiapkan celengan berbentuk talas bogor yang gue simpan rapat-rapat dilubang wc. jadi, ketika gue mau simpan uang gue. gue tinggal menekan tombol "push", kemudian kotoran berhamburan. becanda..becanda.. celengan bentuk talas bogor itu gue simpan dibawah lemari kost gue. PERHATIAN!!! TULISAN INI TIDAKLAH PENTING. HARAP KLIK TOMBOL EXIT (x). TERIMA KASIH.

cita-cita menjadi penulis agak tergeser dengan hasil jualan sepatu yang bikin gue geregetan pengen jambak rambut genderuwo. ada hasrat yang memuncak saat terima uang dari customer. ada kerinduan yang sangat dalam akan kata-kata "makasih ya..sepatunya bagus". ada gairah yang memuncak ketika ada pesanan datang. dan ada ketenangan saat rupiah mengisi dompet gue. So, mari berdagang. mari berwirausaha. walaupun mata kuliah Kewirausahaan gue dapet nilai C, gue yakin dalam aplikasinya gue bisa dapet nilai A+++++++++++++++++++. who knows??
hanya kepada Allah-lah kita bergantung..
Wassalam..
VIKRY PAMIT :)

@vikryviik